Iklan

Transaksi QRIS Tembus Rp95 Juta, Peukan QRIS Meusare-Sare Meriahkan HUT ke-81 RI di Lhokseumawe

Redaksi
18 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-18T04:51:25Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang bersama pejabat daerah saat menutup Peukan QRIS Meusare-Sare dalam rangka Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026, 16–17 Agustus 2026, di Harun Convention Hall, Lhokseumawe. Foto : Humas BI Lhokseumawe 


Suaradiksi.com. Lhokseumawe — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe sukses menggelar puncak Peukan QRIS Meusare-Sare dalam rangka Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026, 16–17 Agustus 2026, di Harun Convention Hall, Lhokseumawe.


Mengusung semangat “Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!” dan tagline “Jak Ta Pake QRIS”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat akseptasi QRIS sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Selama dua hari, masyarakat disuguhi berbagai kegiatan yang memadukan edukasi digitalisasi, pemberdayaan UMKM, olahraga, kegiatan sosial, hingga hiburan.


Rangkaian kegiatan meliputi Pasee QRIS Fun Run 2026, Bazar UMKM, Pojok Literasi Bank Indonesia, Pojok QRIS, showcasing wakaf produktif, penukaran uang logam, CBP Corner, Pasar Murah, QRIS Merdeka Game, perlombaan tradisional dan modern, Kids Corner, serta panggung seni dan budaya.


Antusiasme masyarakat bahkan terlihat sejak pelaksanaan Pasee QRIS Fun Run 2026. Pendaftaran kegiatan yang mengusung jargon “Jak Ta Pake QRIS” tersebut berhasil menjaring 1.000 pelari hanya dalam waktu satu jam.


Selain menjadi sarana olahraga dan hiburan, kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai media edukasi mengenai penggunaan QRIS dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Pojok Literasi Bank Indonesia memberikan edukasi kepada masyarakat terkait QRIS, Pelindungan Konsumen, Cinta Bangga Paham Rupiah, Keuangan Inklusif, serta Ekonomi Syariah.


Transaksi UMKM dan Wakaf Produktif Capai Hampir Rp140 Juta

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, sebanyak 29 UMKM ikut ambil bagian dalam Bazar UMKM dan seluruhnya telah terintegrasi dengan QRIS.


Selama dua hari penyelenggaraan PQN 2026, total nilai transaksi dari aktivitas UMKM dan wakaf produktif mencapai hampir Rp140 juta, baik melalui transaksi QRIS maupun pembayaran tunai.


Khusus transaksi digital menggunakan QRIS, KPwBI Lhokseumawe mencatat nilai transaksi mencapai sekitar Rp95 juta.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu hal yang membanggakan dari pelaksanaan Peukan QRIS Meusare-Sare 2026.


«“Yang paling membanggakan adalah traffic transaksi digital yang signifikan selama dua hari penyelenggaraan PQN 2026. Kami mencatat setidaknya terdapat transaksi digital melalui QRIS yang mencapai 95 juta rupiah, baik untuk transaksi UMKM maupun untuk wakaf produktif,” ujar Yudo dalam sambutan penutupan Peukan QRIS Meusare-Sare 2026.»


Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital sekaligus pentingnya kolaborasi dalam mempercepat transformasi ekonomi digital.


Yudo menegaskan, akselerasi ekonomi digital tidak dapat dilakukan Bank Indonesia sendiri. Diperlukan gotong royong dan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, serta masyarakat.


Pasar Murah hingga Donor Darah

Peukan QRIS Meusare-Sare juga tidak hanya berfokus pada digitalisasi sistem pembayaran. KPwBI Lhokseumawe turut menghadirkan Pasar Murah sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi daerah.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus merasakan manfaat langsung dari sinergi Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.


Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Sebanyak 150 peserta mengikuti aksi donor darah yang digelar dalam momentum tersebut.


Semangat Meusare-Sare yang bermakna kebersamaan dan gotong royong semakin terasa melalui berbagai perlombaan tradisional dan modern, QRIS Merdeka Game, Kids Corner, serta panggung seni dan budaya.


Pemko: QRIS Naikkan Kelas UMKM

Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang mewakili Wali Kota Lhokseumawe, mengapresiasi pelaksanaan Peukan QRIS Meusare-Sare sebagai bagian dari upaya bersama memperluas digitalisasi ekonomi daerah.


Ia menilai perluasan ekosistem QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing.


«“Melalui perluasan ekosistem digital QRIS ini, kita tidak hanya mempermudah transaksi sehari-hari, tetapi juga menaikkan kelas UMKM kita di Kota Lhokseumawe agar mampu berdaya saing global,” ujarnya.»


Pemko Lhokseumawe juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat.


Semangat Meusare-Sare dinilai berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung digitalisasi, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Acara puncak tersebut turut dihadiri Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh Kompol Muzakkir, S.H., serta Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H.


Turut hadir atau diwakili para pimpinan dari Korem 011/Lilawangsa, Danlanal, DPRK Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Kodim 0103/Aceh Utara, MPU Kota Lhokseumawe, Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Dandenpom Kota Lhokseumawe, Satuan Radar 102 Lhokseumawe, dan Baitul Mal Lhokseumawe.


Dukungan juga datang dari sektor perbankan dan instansi vertikal, di antaranya BSI, Bank Aceh Syariah Merdeka, Bank Aceh Syariah Samudera, BSN, Bank Muamalat, Danamon Syariah, Bea Cukai, KPP Pratama, KPPN, BPS, dan RRI.


Pelaksanaan Peukan QRIS Meusare-Sare 2026 akhirnya menjadi gambaran kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif.


Perpaduan digitalisasi, pemberdayaan UMKM, Pasar Murah, kegiatan sosial, olahraga, serta hiburan menjadikan PQN 2026 bukan sekadar perayaan digitalisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat Lhokseumawe.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl