Iklan

FGD LMAN Bahas Penguatan RS Arun, Wali Kota Lhokseumawe Dorong Peningkatan Fasilitas Kesehatan

Redaksi
13 Maret 2026
Last Updated 2026-03-13T08:50:29Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Suaradiksi.com. Lhokseumawe — Penguatan layanan kesehatan di RS Arun menjadi salah satu pembahasan penting dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di DoubleTree by Hilton Jakarta - Diponegoro, Kamis (12/3).


Dalam forum tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar mengusulkan optimalisasi aset kawasan Arun termasuk pengembangan rumah sakit agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih maksimal bagi masyarakat.


FGD ini membahas potensi pemanfaatan aset negara di kawasan Kilang LNG Arun sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset agar tetap memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan pelayanan publik.


Kegiatan dipimpin Direktur Operasional Pengelolaan Aset LMAN, Mahdi, serta dihadiri perwakilan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang dipimpin Deputi Keuangan dan Komersialisasi, Afrul Wahyuni.


Dalam forum tersebut, Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa kawasan Arun masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan, termasuk dalam mendukung peningkatan fasilitas kesehatan di RS Arun yang selama ini menjadi salah satu rujukan layanan medis di kawasan tersebut.


“Pemanfaatan aset di kawasan Arun harus dilakukan secara inovatif agar dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Arun sehingga mampu memberikan layanan yang lebih baik,” ujar Sayuti.


Menurutnya, peningkatan kapasitas RS Arun sangat penting agar rumah sakit tersebut dapat berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya.


“Kami berharap penguatan fasilitas dan peningkatan kapasitas Rumah Sakit Arun terus didorong. Dengan dukungan berbagai pihak, rumah sakit ini dapat berkembang menjadi pusat layanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas,” tambahnya.


Selain membahas pengembangan layanan kesehatan, diskusi juga menyoroti potensi pengembangan kawasan industri dan ekonomi di kawasan Kilang LNG Arun yang diharapkan mampu menarik investasi serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.


FGD ini sekaligus menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam merumuskan langkah strategis pemanfaatan aset negara, termasuk pengembangan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi antara para peserta forum.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl