Iklan

Lonjakan Pasien HIV/AIDS di Aceh Utara, Kesadaran Skrining Masih Rendah

Redaksi
01 Desember 2024
Last Updated 2024-12-01T07:22:50Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Suasana di depan ruangan Pusat Informasi RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Jumat, 29 November 2024. Foto: Line1.News/Fajar


Suaraduksi.com. Lhokseumawe – Jumlah pasien penderita HIV/AIDS yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024.


Hingga November, tercatat 49 pasien menjalani perawatan, termasuk kasus baru, meningkat dari 30 pasien pada tahun 2023.


Humas RSUD Cut Meutia, dr. Harry Laksamana, M.A.P., menjelaskan bahwa lonjakan signifikan terjadi pada November 2024, dengan tambahan lima kasus baru. Dari total pasien tahun ini, delapan di antaranya meninggal dunia. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, sembilan pasien meninggal akibat HIV/AIDS.


"Sebagian besar pasien berada dalam rentang usia produktif, yaitu 18 hingga 35 tahun. Namun, ada juga satu anak berusia empat tahun yang tertular dari ibunya saat proses persalinan. Anak tersebut mendapatkan pengobatan dan konsultasi di Poli Voluntary Counseling and Test (VCT) RSUD Cut Meutia," ungkap Harry, Jumat 29 November 2024.


Asal dan Gejala Penyerta  

Menurut Harry, pasien HIV/AIDS di RSUD Cut Meutia berasal dari berbagai wilayah, termasuk Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen. Sebagian besar pasien adalah laki-laki. Selain itu, gejala penyerta seperti anemia, sariawan, hingga tuberkulosis (TBC) turut menjadi faktor yang memengaruhi kondisi pasien.


Kesadaran Masyarakat dan Pencegahan  

Harry mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. "HIV/AIDS sulit dideteksi tanpa skrining khusus. Pemeriksaan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan primer atau saat donor darah, sehingga risiko penularan bisa diminimalkan," jelasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa HIV/AIDS menular melalui cairan tubuh seperti darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari perilaku berisiko seperti seks bebas dan penggunaan jarum suntik secara bergantian.


Penanganan di RSUD Cut Meutia  

RSUD Cut Meutia menerapkan protokol ketat dalam menangani pasien HIV/AIDS. Pasien dirawat dalam kondisi isolasi, sementara tim medis bekerja dengan kewaspadaan tinggi untuk mencegah transmisi penyakit.


Hari ini, 1 Desember, diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Momentum ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya HIV/AIDS dan pentingnya pencegahan serta deteksi dini. 


Sumber : Line1

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl