![]() |
| Warga Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe berupaya menghalau banjir genangan di kawasan tersebut, Sabtu 30 November 2024 malam. Foto : SJG |
Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Banjir genangan kembali melanda beberapa wilayah di Kota Lhokseumawe setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Sabtu 30 November 2024 malam.
Padahal, permasalahan ini sempat teratasi pada masa kepemimpinan Pj Wali Kota sebelumnya, Imran. Kondisi ini memicu kekecewaan warga terhadap Pj Wali Kota Lhokseumawe saat ini, A Hanan, yang dinilai kurang tanggap dalam mengatasi permasalahan lingkungan.
Genangan air terlihat menghambat aktivitas warga di sejumlah ruas jalan utama, seperti kawasan Jalan Perdagangan, Jalan Perniagaan dan Jalan Sukaramai serta Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti. Beberapa rumah warga di daerah tersebut juga turut terdampak, dengan air yang masuk ke dalam rumah akibat buruknya drainase.
“Dulu, saat Pj Imran memimpin, genangan seperti ini hampir tidak ada. Sekarang malah sering terjadi lagi. Kami kecewa karena sepertinya pemerintah tidak serius menangani masalah ini,” kata Fauzan, warga Banda Sakti, Minggu 1 Desember 2024.
Menurut warga, salah satu penyebab utama banjir genangan ini adalah sistem drainase yang buruk dan kurangnya perawatan rutin. Sebagian besar saluran air di kota yang pernah dilabeli Kota Petro Dollar itu tersumbat oleh sampah dan sedimen, sehingga tidak mampu mengalirkan air hujan dengan baik.
Warga mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah konkret, seperti membersihkan saluran air secara rutin dan memperbaiki drainase yang rusak.
“Pemimpin seharusnya hadir untuk mengatasi masalah rakyat. Kalau terus begini, kami kehilangan kepercayaan. Semoga Wali Kota Lhokseumawe terpilih dapat mengatasi persoalan banjir genangan yang menjadi momok bagi warga,” tambah Fauzan.
Banjir genangan ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan akibat air yang kotor dan berpotensi menjadi sarang penyakit.
"Warga berharap pemerintah setempat dapat bertindak cepat dan efektif untuk mengatasi permasalahan ini, demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat Lhokseumawe,"tutupnya.


