Iklan

Imigrasi Lhokseumawe Buka Layanan Paspor di Hari Minggu Lewat Program PASPORIA

Redaksi
19 Juli 2026
Last Updated 2026-07-19T06:50:54Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) yang digelar di Panggung Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Minggu (19/7/2026).

Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) yang digelar di Panggung Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Minggu (19/7/2026).


Program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja. Melalui layanan ini, masyarakat tetap dapat mengajukan permohonan paspor di hari libur dengan pelayanan yang cepat, tertib, dan profesional.


Pada pelaksanaannya, Kantor Imigrasi Lhokseumawe menyediakan sebanyak 30 kuota pelayanan, terdiri atas 15 kuota melalui aplikasi M-Paspor dan 15 kuota prioritas. Layanan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB.


Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Sejak pagi, pemohon telah memadati lokasi untuk memanfaatkan layanan paspor yang disediakan pada hari Minggu tersebut.


Selain melayani penerbitan paspor, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai persyaratan, prosedur, serta tata cara pengajuan paspor guna memastikan proses pelayanan berjalan lancar.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, mengatakan program PASPORIA merupakan bentuk komitmen institusinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat.


"Melalui program PASPORIA, kami ingin memberikan alternatif layanan bagi masyarakat yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja. Kehadiran layanan pada hari Minggu ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari inovasi pelayanan yang kami hadirkan sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat," ujar Azhan.


Dalam pelaksanaannya, setiap pemohon diwajibkan membawa dokumen persyaratan asli, menyiapkan meterai Rp10.000, serta mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Khusus untuk proses pengambilan foto paspor, pemohon diimbau tidak mengenakan pakaian maupun hijab berwarna putih.


Melalui inovasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe terus berupaya menghadirkan pelayanan keimigrasian yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang membutuhkan fleksibilitas waktu dalam mengurus paspor, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan keimigrasian yang semakin prima.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl