Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Ketersediaan air minum yang aman dan berkualitas menjadi salah satu indikator penting kemajuan sebuah kota. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Toya Perdana Lhokseumawe bersama PDAM Ie Beusaree Rata menghadirkan Aceh Water sebagai solusi layanan air minum modern yang dirancang untuk mendukung kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Aceh Water hadir bukan sekadar sebagai layanan distribusi air perpipaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun infrastruktur dasar yang mampu menjawab tantangan pertumbuhan Kota Lhokseumawe di masa depan.
Didukung pengalaman dan standar profesional sebagai bagian dari Ciputra Group, PT Toya Perdana Lhokseumawe mengintegrasikan investasi, teknologi, dan manajemen modern untuk meningkatkan kualitas pelayanan air minum perpipaan dengan standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 bagi masyarakat Kota Lhokseumawe.
Menjamin Kualitas dari Sumber hingga Rumah Pelanggan
Dalam operasionalnya, Aceh Water menerapkan sistem pengolahan air berstandar tinggi yang mencakup seluruh proses mulai dari pengambilan air baku hingga distribusi ke pelanggan.
Setiap tahapan pengolahan dilakukan secara terukur melalui proses aerasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, desinfeksi, dan penyimpanan di reservoir sebelum dialirkan ke jaringan distribusi.
Tak hanya itu, kualitas air juga dipantau secara berkala melalui pengujian laboratorium guna memastikan air yang diterima pelanggan memenuhi standar kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologi sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk menjaga mutu air selama proses distribusi, jaringan perpipaan menggunakan material High Density Polyethylene (HDPE) berstandar food grade yang dikenal tahan korosi dan memiliki usia layanan yang panjang.
Kurangi Ketergantungan Air Tanah
Selain meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang aman, keberadaan SPAM Lhokseumawe juga memberikan manfaat lingkungan yang signifikan.
Penggunaan layanan air perpipaan dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air tanah yang selama ini berpotensi menyebabkan penurunan muka tanah, berkurangnya cadangan air bawah tanah, hingga ancaman intrusi air laut di kawasan pesisir.
Pada tahap awal, layanan Aceh Water telah menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Banda Sakti. Ke depan, perluasan jaringan akan dilakukan secara bertahap agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati akses air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Investasi untuk Kesehatan dan Kemajuan Kota
Department Head Marketing PT Toya Perdana Lhokseumawe, Meilando Crisdianto, mengatakan bahwa Aceh Water merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Air minum yang berkualitas bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga investasi bagi kesehatan keluarga dan pembangunan Kota Lhokseumawe. Karena itu, kami berupaya menghadirkan layanan yang mengutamakan kualitas, kontinuitas pasokan, serta pelayanan yang responsif kepada pelanggan,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara PT Toya Perdana Lhokseumawe dan PDAM Ie Beusaree Rata menjadi contoh sinergi antara sektor investasi dan pelayanan publik dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan air minum yang dapat diandalkan hari ini sekaligus mampu menjawab kebutuhan masa depan Kota Lhokseumawe,” kata Meilando.
Membangun Masa Depan Melalui Infrastruktur Air
Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih dan tantangan lingkungan perkotaan, kehadiran Aceh Water menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan layanan air minum di Kota Lhokseumawe.
Dengan dukungan teknologi modern, pengelolaan profesional, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, Aceh Water diharapkan menjadi bagian penting dalam perjalanan Lhokseumawe menuju kota yang lebih sehat, maju, dan nyaman untuk generasi mendatang.
Aceh Water bukan sekadar layanan air minum. Ia merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan masa depan Kota Lhokseumawe. (Adv)





