![]() |
| Kepala Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe beserta jajaran saat menyerah bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran, Jumat (08/05/2026). Foto : Humas Imigrasi |
Suaradiksi.com. Lhokseumawe — Di tengah duka para korban kebakaran yang menghanguskan permukiman di Komplek Perdede, Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, kepedulian hadir dari jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe.
Jumat (08/05/2026), Kepala Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Azhan Miraza, turun langsung ke posko pengungsian BNPB di kawasan Pantai Jagu untuk menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran.
Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanim Lhokseumawe, Nina Azhan, beserta jajaran pejabat struktural, pegawai, dan anggota DWP, rombongan Imigrasi hadir membawa kebutuhan pokok bagi para pengungsi yang kini bertahan di tenda darurat setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran besar beberapa hari lalu.
Musibah tersebut menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Kondisi di posko pengungsian membuat kebutuhan dasar seperti bahan pangan dan perlengkapan harian menjadi hal yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, bantuan sembako diserahkan langsung oleh Azhan Miraza kepada Sekretaris Desa Kampung Jawa Lama, Joko, disaksikan Kepala Dusun, Sabar Silalahi, relawan, serta petugas posko.
Dalam kesempatan tersebut, Azhan Miraza menegaskan bahwa kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan, bukan sekadar pelayanan administrasi.
“Imigrasi untuk Rakyat bukan hanya slogan. Kami ingin hadir langsung dan merasakan apa yang dialami masyarakat. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan apa yang hilang, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga selama masa pengungsian,” ujar Azhan Miraza.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong demi mempercepat pemulihan para korban pascakebakaran.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kampung Jawa Lama, Joko, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan jajaran Kantor Imigrasi Lhokseumawe kepada warga pengungsi.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Kehadiran langsung dari jajaran Imigrasi memberi semangat bagi warga kami yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Kehadiran aparatur negara di tengah pengungsian menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di balik meja kantor, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.


