![]() |
| Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H turun langsung meninjau lokasi kebakaran, Rabu (6/5/2026), |
Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Musibah kebakaran besar yang melanda kawasan Pardede, Gampong Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, langsung direspons cepat oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. Meski sempat berada di Jakarta, ia segera kembali ke daerah dan turun langsung ke lokasi, Rabu (6/5/2026), untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Wali Kota didampingi sejumlah kepala OPD dan Camat Banda Sakti. Ia menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menghanguskan 84 unit rumah dan berdampak pada 85 kepala keluarga atau 275 jiwa.
Kebakaran yang terjadi sejak Selasa (5/5/2026) pukul 11.45 WIB hingga sore hari itu juga mengakibatkan tiga warga mengalami luka ringan dan satu orang luka berat yang kini masih dirawat di rumah sakit.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi musibah. Ini tanggung jawab kami,” tegas Sayuti.
Ia mengungkapkan, kebakaran ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang disebut mempercepat penyebaran api, terlebih dalam periode pasca-Lebaran yang juga diwarnai sejumlah insiden serupa.
Sebagai langkah tanggap darurat, Wali Kota turut menyerahkan bantuan masa panik berupa uang tunai dan kebutuhan pangan kepada para korban. Pemerintah Kota Lhokseumawe juga memastikan koordinasi lintas sektor terus berjalan, termasuk upaya mengajukan dukungan ke Kementerian Dalam Negeri guna memperkuat sarana dan prasarana pemadam kebakaran.
Melalui BPBD dan Dinas Sosial, bantuan kebutuhan dasar terus disalurkan kepada para pengungsi. Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa penyediaan hunian sementara hingga rencana rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak.
“Ini bukan hanya soal penanganan darurat, tapi juga bagaimana memastikan warga bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal,” ujarnya.
Di tengah duka, Sayuti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial. Ia menegaskan bahwa percepatan pemulihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kolaborasi dengan masyarakat.
“Kita adalah satu keluarga besar. Semua warga berhak mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sama,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Lhokseumawe, lanjutnya, berkomitmen untuk terus hadir, memberikan dukungan penuh, serta memastikan proses pemulihan pascakebakaran berjalan cepat, terukur, dan berkelanjutan.


