Iklan

Rutan Takengon Gelar Sidang TPP, 10 Warga Binaan Disiapkan Jadi Tamping

Redaksi
23 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-23T11:25:31Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

Kepala Rutan Kelas IIB Takengon, Rusli, bersama tim penilai memimpin sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk menguji kelayakan 10 warga binaan yang diusulkan menjadi tahanan pendamping (tamping), Jumat (23/10/2026). Sidang tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pembentukan karakter warga binaan.

Suaradiksi.com. Takengon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon menggelar sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk menguji kelayakan 10 warga binaan yang diusulkan menjadi tahanan pendamping (tamping), Jumat (23/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Takengon, Rusli, S.H., M.H., selaku penasihat, didampingi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Niko Lesmana, selaku ketua sidang TPP bersama jajaran wali pemasyarakatan.


Sidang tersebut merupakan bagian dari proses penilaian untuk memastikan calon tamping memenuhi persyaratan serta memiliki sikap dan perilaku yang baik selama menjalani masa pidana.


Pelaksanaan sidang TPP dilakukan sesuai prosedur dan amanat Undang-Undang Pemasyarakatan dengan mengedepankan transparansi dalam proses pembinaan warga binaan.


Dalam kegiatan itu, para calon tamping mendapatkan pengarahan mengenai hak dan kewajiban selama menjalani masa pidana di Rutan Takengon. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai tanggung jawab yang akan diemban apabila dipercaya menjadi tamping.


Kepala Rutan Takengon bersama tim penilai turut memberikan pembinaan terkait sikap, perilaku, serta pentingnya menjaga amanah. Para kandidat diingatkan agar senantiasa mematuhi aturan dan menghindari segala bentuk pelanggaran.


Melalui program tersebut, Rutan Takengon tidak hanya mendukung program unggulan pemasyarakatan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan meningkatkan keterampilan warga binaan.


Pengalaman dan keahlian yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


Dengan demikian, pembinaan di lingkungan pemasyarakatan diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku warga binaan, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.


Program ini menjadi salah satu upaya Rutan Takengon dalam mewujudkan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl