![]() |
| Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Waled Lapang, Mohon Doa untuk Kelancaran Tugas |
Suaradiksi.com. Aceh Utara — Memperkuat sinergi antara TNI dan ulama, Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh, Tgk. Muzakir atau yang akrab disapa Waled Lapang.
Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman Waled Lapang yang berada di kompleks Dayah Darul Muttaqin, Gampong Matang Tunong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu sore, 22 Agustus 2026.
Dandim datang bersama Kasdim dan sejumlah perwira staf Kodim 0103/Aceh Utara. Kehadiran rombongan disambut langsung Tgk. Muzakir dalam suasana penuh keakraban.
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Dandim juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi mengenai kondisi masyarakat, perkembangan wilayah serta pentingnya menjaga persatuan dan ketenteraman di tengah masyarakat.
Letkol Inf Faisal mengatakan, ulama memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat Aceh. Karena itu, komunikasi dengan tokoh agama dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis sekaligus memperoleh masukan dalam menjalankan tugas kewilayahan.
“Ulama memiliki peran besar bagi bangsa Indonesia, termasuk bagi masyarakat Aceh. Kami juga memohon doa agar dalam menjalankan amanah dan tugas bersama seluruh prajurit Kodim 0103/Aceh Utara senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran,” ujar Faisal.
Menurutnya, doa dan nasihat ulama menjadi salah satu bekal moral bagi prajurit dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan serta membantu masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Waled Lapang sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh agama yang aktif membina masyarakat melalui Dayah Darul Muttaqin. Kehadirannya selama ini menjadi tempat masyarakat memperoleh ilmu agama, nasihat dan pandangan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Tgk. Muzakir menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Dandim 0103/Aceh Utara. Ia menilai hubungan yang erat antara ulama, pemerintah dan TNI/Polri sangat penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai.
“TNI dan ulama bersama pemerintah, jika saling bersatu, maka akan kuat. Dengan kebersamaan, semua bisa berjalan lancar dan damai,” kata Waled Lapang.
Ia berharap komunikasi dan sinergi lintas unsur tersebut terus dipelihara sehingga setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui kebersamaan dan pendekatan yang mengedepankan kepentingan masyarakat.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa dalam menjaga stabilitas dan membangun Aceh Utara, kekuatan aparat keamanan tidak hanya bertumpu pada tugas formal, tetapi juga membutuhkan dukungan moral, doa serta keteladanan dari para ulama.


