Suaradiksi.com. Aceh Utara - Sabtu sore itu, langit di pesisir Kecamatan Seunuddon tampak muram. Genangan air laut masih menguasai halaman rumah warga di Desa Lhok Puuk dan Desa Ulee Rubek Barat, Kabupaten Aceh Utara.
Air rob yang datang beberapa hari terakhir bukan hanya merendam lantai rumah dan jalan desa, tetapi juga perlahan mengikis rasa tenang masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan pesisir.
Di antara genangan air yang belum surut sempurna, warga terlihat sibuk menyelamatkan barang-barang rumah tangga. Anak-anak bermain di tepi genangan, sementara para ibu mencoba tetap menyiapkan makanan seadanya untuk keluarga mereka. Situasi itu menghadirkan kegelisahan yang sama yaitu bagaimana memenuhi kebutuhan sehari-hari jika air terus naik.
![]() |
| Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, turun langsung memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak air pasang tersalurkan |
Namun sore itu, warga tidak merasa sendiri.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, turun langsung memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak air pasang tersalurkan. Kehadiran Dandim di tengah warga menjadi penanda bahwa kesulitan masyarakat pesisir ikut menjadi perhatian.
Atas instruksi Dandim, jajaran Koramil 09/Seunuddon bergerak cepat menuju lokasi terdampak. Dipimpin Danramil Kapten Inf Bustami, para personel TNI menyusuri kawasan pesisir untuk memantau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
Karung-karung beras diturunkan satu per satu. Kotak air mineral, telur, minyak goreng, gula, hingga mi instan dibagikan kepada warga yang terdampak genangan air laut. Untuk masyarakat Desa Lhok Puuk, bantuan yang disalurkan meliputi 70 karung beras ukuran 5 kilogram, 150 butir telur, 48 kemasan minyak goreng, 22 kotak air mineral, 18 kilogram gula putih, serta 25 kotak mi instan.
Sementara di Desa Ulee Rubek Barat, warga menerima 47 karung beras, 150 butir telur, 48 kemasan minyak goreng, 32 kotak air mineral, 28 kilogram gula putih, dan 25 kotak mi instan.
Di tengah kondisi yang serba sulit, bantuan itu menjadi lebih dari sekadar bahan pangan. Bagi warga, perhatian yang datang langsung dari aparat TNI menghadirkan rasa tenang dan semangat untuk bertahan.
Geuchik Desa Lhok Puuk, Rajuli, mengaku masyarakat sangat terbantu dengan kepedulian yang ditunjukkan Kodim 0103/Aceh Utara. Hal serupa juga disampaikan Geuchik Ulee Rubek Barat, Amri Ismail.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Di saat masyarakat sedang kesulitan akibat air pasang, TNI hadir memberikan perhatian dan semangat. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim dan jajaran,” ujar mereka.
Bagi Letkol Arh Jamal Dani Arifin, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dilakukan saat situasi aman, tetapi juga ketika rakyat menghadapi cobaan. Menurutnya, membantu warga terdampak bencana merupakan bagian dari pengabdian prajurit kepada rakyat.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kami. Kami ingin masyarakat tahu bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” kata Dandim.
Air rob mungkin masih menggenangi sebagian wilayah pesisir Seunuddon. Namun di tengah situasi itu, warga kini merasakan hal yang berbeda: ada tangan yang ikut membantu, ada perhatian yang datang, dan ada keyakinan bahwa mereka tidak sedang menghadapi musibah ini sendirian.



