Iklan

YLBH CaKRA Desak Polres Aceh Timur Ungkap Kasus Pembakaran Fasilitas Negara

Redaksi
25 Desember 2024
Last Updated 2024-12-25T02:36:07Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

  

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat Aceh (YLBH CaKRA), Fakhrurrazi SH

Suaradiksi.com. Aceh Timur - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat Aceh (YLBH CaKRA), Fakhrurrazi SH, mendesak Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur untuk segera mengusut dan menangkap pelaku pembakaran Kantor Camat Darul Falah serta Kantor Geuchik Keude Blang yang terjadi di wilayah tersebut.  


Fakhrurrazi menyatakan bahwa aksi pembakaran fasilitas milik negara ini berpotensi merusak tatanan kehidupan masyarakat dan memicu konflik lebih luas di masa depan.  


“Polisi harus segera mengungkap pelaku serta motif di balik aksi ini. Jangan sampai peristiwa ini menciptakan preseden buruk yang bisa mengancam stabilitas keamanan Aceh Timur,” tegasnya dalam keterangan pers, Selasa malam, 24 Desember 2024.  


Potensi Konflik dan Ancaman Keamanan  


Fakhrurrazi menyoroti bahwa pembakaran fasilitas negara, seperti Kantor Camat dan Kantor Geuchik, tidak hanya merusak sarana pelayanan publik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya ancaman keamanan di wilayah tersebut.  


“Kejadian ini menunjukkan adanya upaya untuk merusak ketenangan masyarakat. Jika pembakaran kantor pemerintah bisa dilakukan dengan mudah, tidak menutup kemungkinan aksi serupa akan menyasar rumah-rumah warga, yang dapat menimbulkan korban jiwa,” katanya.  


Ia meminta pihak kepolisian bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus ini, termasuk memberikan informasi terkini kepada publik terkait proses penyelidikan.  


Kasus Berulang, Masyarakat Resah  


Sebagai informasi, Kantor Camat Darul Falah sebelumnya juga terbakar pada 10 September 2024. Namun, hingga kini belum ada perkembangan signifikan terkait pelaku maupun penyebab kejadian tersebut. Terbaru, Kantor Geuchik Keude Blang di kecamatan yang sama kembali dilalap api pada 24 Desember 2024.  


Kondisi ini membuat masyarakat resah, apalagi belum ada kejelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut.  


“Ini sudah terjadi dua kali di wilayah yang sama. Jika dibiarkan tanpa penanganan serius, keamanan dan kenyamanan masyarakat Aceh Timur dapat terganggu,” tambah Fakhrurrazi.  


Seruan untuk Tindakan Cepat dan Tegas  


Fakhrurrazi mendesak pihak kepolisian menggunakan segala sumber daya untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembakaran ini. Ia juga mengimbau agar kasus ini diselesaikan secepat mungkin demi menjaga kedamaian dan ketertiban di Aceh Timur.  


“Jangan biarkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparat keamanan. Keberhasilan dalam mengungkap kasus ini akan menjadi bukti bahwa hukum tetap tegak di Aceh Timur,” pungkasnya.  

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl