Suaradiksi.com. Banda Aceh – Keselamatan di jalan raya menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh. Kali ini, polisi menyasar komunitas pengemudi ojek online (ojol) melalui pendekatan humanis dengan mengajak mereka berdialog santai sambil menikmati kopi.
Kegiatan bertajuk Saweu Keude Kupi Bersama Komunitas Ojek Online tersebut berlangsung di Warung Kopi Sanusi, Jalan Rama Setia, Gampong Lampaseh, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Melalui program Polantas Menyapa, personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banda Aceh memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Pengemudi ojol dipilih sebagai sasaran edukasi karena memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan raya saat melayani penumpang maupun mengantarkan pesanan.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga membagikan leaflet berisi imbauan tertib berlalu lintas. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengemudi dalam menerapkan perilaku berkendara yang aman.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas Kompol Moch. Abdhi Hendriyatna mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi terbuka dan pendekatan persuasif.
Menurutnya, kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas sangat penting bagi pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengemudi ojol untuk selalu tertib, melengkapi kelengkapan berkendara, mematuhi rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” kata Abdhi.
Ia berharap, kegiatan dialogis tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara polisi dan komunitas ojol, tetapi juga mendorong peningkatan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Satlantas Polresta Banda Aceh berkomitmen melanjutkan kegiatan Polantas Menyapa sebagai sarana membangun kemitraan dengan masyarakat demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Banda Aceh.


