![]() |
| Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo), langkah awal dilakukan dengan menggelar rapat strategis di Aula Diskominfo, Rabu (15/04/2026). Foto : Istimewa |
Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe mulai tancap gas mempersiapkan penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo), langkah awal dilakukan dengan menggelar rapat strategis di Aula Diskominfo, Rabu (15/04/2026), sebagai upaya memperkuat tata kelola data statistik sektoral yang lebih berkualitas dan terintegrasi.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi sistem data. Sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan, mulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Keuangan, Bappeda, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe.
Kehadiran lintas sektor ini dinilai krusial dalam membangun sinergi antarinstansi, terutama dalam memastikan data yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga selaras dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Dalam arahannya, Kepala Diskominfo menegaskan bahwa penilaian IPS bukan sekadar rutinitas evaluasi, melainkan momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pengelolaan data di lingkungan pemerintah daerah.
“Ini bukan hanya soal nilai, tetapi bagaimana kita memastikan data yang dihasilkan benar-benar valid, tertib, dan bisa dipertanggungjawabkan untuk mendukung pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Tanpa data yang baik, perencanaan pembangunan berisiko tidak efektif dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, seluruh perangkat daerah didorong untuk memahami indikator penilaian IPS sekaligus menyusun langkah strategis guna meningkatkan capaian indeks. Koordinasi dengan BPS sebagai pembina statistik juga menjadi kunci dalam mewujudkan implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah.
Dengan komitmen yang semakin diperkuat dan kolaborasi lintas sektor yang solid, Pemerintah Kota Lhokseumawe optimistis mampu mendongkrak capaian IPS tahun 2026 secara signifikan, sekaligus menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih presisi dan berkelanjutan.


