Suaradiksi.com. Takengon - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kegiatan positif dan produktif bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama bulan suci Ramadan.
Pada hari ini, panen raya bayam merah sukses dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), melibatkan Kepala Rutan, pejabat struktural, pegawai, hingga warga binaan.
Kegiatan panen yang digelar di tengah suasana ibadah puasa tersebut menjadi bukti bahwa aktivitas produktif tetap dapat dilakukan dengan penuh semangat. Bayam merah yang dipanen memiliki kualitas unggul berkat perawatan intensif oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa lahan terbatas di area SAE dapat dioptimalkan menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi lingkungan internal Rutan maupun masyarakat sekitar.
Kepala Rutan Takengon, Rusli, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata konsep “Ramadan Produktif”, di mana keterbatasan fisik selama berpuasa tidak menghalangi semangat untuk berkarya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan etos kerja, keterampilan, dan rasa percaya diri bagi warga binaan, sekaligus menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat.
Program panen bayam merah ini juga memperkuat tujuan utama pembinaan kemandirian, khususnya dalam bidang pertanian. Melalui program asimilasi dan edukasi, warga binaan dibekali keterampilan bertani yang aplikatif sehingga mampu menciptakan peluang produktif ke depannya.
Seluruh rangkaian kegiatan panen berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme, menjadi inspirasi bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal sekaligus meningkatkan produktivitas.


