Iklan

Bertepatan dengan HLN ke-81, PLTA Peusangan 1 Berhasil Sinkronisasi Unit Perdana

Redaksi
04 November 2026
Last Updated 2026-11-04T15:17:33Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Kebersamaan seluruh insan PLN, tim proyek, dan mitra kerja dalam momentum keberhasilan First Synchronization Unit #1 PLTA Peusangan 1. Pencapaian ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung penyelesaian tahapan pembangunan dan commissioning pembangkit.


Suaradiksi.com. Takengon – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan 1 mencatat kemajuan penting. Unit Pembangkit 1 (Unit #1) berhasil melaksanakan First Synchronization atau sinkronisasi perdana dengan sistem kelistrikan pada Sabtu (31/10/2026) pukul 23.34 WIB.


Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam proses pembangunan dan pengujian pembangkit berkapasitas total 45 megawatt (MW), yang terdiri atas dua unit masing-masing 22,5 MW. Keberhasilan ini sekaligus membawa proyek PLTA Peusangan 1 semakin dekat menuju tahap operasional.


Momentum sinkronisasi perdana tersebut terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Capaian ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT), khususnya pemanfaatan potensi tenaga air di Aceh.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Manager PLN Nusantara Power Unit Layanan PLTA Peusangan, Nanda Esha Bakti, bersama perwakilan Manager PLN UPP PLTA Peusangan dan PLN Pusat Sertifikasi (PURSERTIF).

Tim PLN Nusantara Power ULPLTA Peusangan bersama seluruh pihak terkait berfoto bersama usai keberhasilan pelaksanaan First Synchronization Unit #1 PLTA Peusangan 1 berkapasitas 2 x 22,5 MW, pada Sabtu (31/10/2026) pukul 23.34 WIB di Takengon.


Manager PLN Nusantara Power Unit Layanan PLTA Peusangan, Nanda Esha Bakti mengatakan, keberhasilan First Synchronization merupakan bagian penting dari tahapan commissioning atau pengujian menyeluruh sebelum pembangkit dinyatakan siap beroperasi. Pada tahap ini, sistem pembangkit diuji untuk memastikan kesesuaian fungsi, parameter teknis, keselamatan, serta keandalan sesuai standar yang ditetapkan.


Capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama seluruh insan PLN bersama mitra kerja yang terlibat dalam proses pembangunan hingga pengujian pembangkit.


"Aspek keselamatan kerja, kualitas pekerjaan, dan keandalan sistem tetap menjadi prioritas dalam mengawal setiap tahapan proyek" kata Nanda.


Selanjutnya, PLTA Peusangan 1 akan melanjutkan rangkaian pengujian dan tahapan commissioning hingga seluruh unit pembangkit memenuhi persyaratan teknis untuk dioperasikan.


Menurut Nanda, dengan kapasitas terpasang mencapai 45 MW, PLTA Peusangan 1 diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan pasokan listrik, sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil.


Keberhasilan sinkronisasi perdana ini menjadi momentum penting bagi pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh. Namun, perjalanan proyek belum berakhir karena masih terdapat tahapan teknis yang harus diselesaikan sebelum pembangkit dapat beroperasi secara optimal.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl