Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, melantik T. Sofianus, S.E., M.A.P., sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe untuk periode 2026–2031, sebagaimana diberitakan Liputan24, Kamis (29/10/2026).
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di perusahaan daerah yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Lhokseumawe.
T. Sofianus terpilih setelah mengikuti rangkaian seleksi calon direktur, termasuk Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) serta wawancara akhir bersama wali kota pada September 2026.
Sebelumnya, terdapat tiga kandidat yang dinyatakan lulus UKK, yakni Muhammad Sanusi, S.T., Nazaruddin, S.E., dan T. Sofianus, S.E., M.A.P. Ketiganya mengikuti tahapan seleksi untuk menentukan sosok yang dinilai mampu memimpin dan mengembangkan perusahaan daerah tersebut.
Pengangkatan direktur definitif ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas operasional, serta mendorong perbaikan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.
Tantangan Pelayanan Air Bersih
Kepemimpinan baru PDAM Ie Beusaree Rata dihadapkan pada tantangan untuk memastikan pelayanan air bersih berjalan lebih optimal, merata, dan berkelanjutan.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kesehatan, aktivitas rumah tangga, serta kegiatan ekonomi. Karena itu, pengelolaan perusahaan daerah tersebut tidak hanya dituntut berorientasi pada keberlangsungan usaha, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan publik.
Perbaikan distribusi air, pemeliharaan jaringan perpipaan, penanganan gangguan pasokan, serta peningkatan respons terhadap pengaduan pelanggan menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian manajemen.
Selain itu, transparansi pengelolaan perusahaan dan evaluasi kinerja secara berkala diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan pelayanan serta langkah-langkah perbaikan yang dilakukan.
Harapan terhadap Direktur Baru
Pemerintah Kota Lhokseumawe sebelumnya menyatakan bahwa proses seleksi direktur diarahkan untuk memperoleh pemimpin yang memiliki kapasitas manajerial, kompetensi, serta visi dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan air minum.
Dengan masa jabatan lima tahun ke depan, direktur baru diharapkan mampu menerjemahkan visi tersebut ke dalam program kerja yang terukur, termasuk peningkatan keandalan distribusi, efisiensi operasional, dan penguatan tata kelola perusahaan.
Keberhasilan kepemimpinan T. Sofianus nantinya akan sangat berkaitan dengan kemampuannya menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PDAM Ie Beusaree Rata.
Masyarakat tentu menantikan langkah nyata dari manajemen baru agar layanan air bersih semakin baik dan persoalan yang selama ini dirasakan pelanggan dapat ditangani secara efektif.
Dengan demikian, pelantikan direktur definitif ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pelayanan publik di Kota Lhokseumawe.


