Iklan

Perbaikan Jalan di Lhokseumawe Diduga Tak Berkualitas, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Redaksi
02 Desember 2024
Last Updated 2024-12-03T03:28:16Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Kondisi jalan di Los Skala Ujong Blang rusak parah kerap makan korban.


Suaradiksi.com. Lhokseumawe – Proyek perbaikan jalan di beberapa wilayah Kota Lhokseumawe kembali menuai kritik dari masyarakat. Meskipun perbaikan telah dilakukan, kerusakan tetap muncul hanya dalam waktu singkat.


Situasi ini memunculkan dugaan bahwa proyek perbaikan jalan dilakukan asal jadi dan menjadi agenda tahunan tanpa menyelesaikan masalah secara menyeluruh. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pengerjaan proyek tersebut dilakukan tanpa mengutamakan kualitas. 


Oleh sebab itu, warga meminta aparat penegak hukum (APH) baik Kejari Lhokseumawe maupun Polres Lhokseumawe segera turun tangan menyelidiki dugaan yang terindikasi merugikan negara ratusan juta untuk biaya pemeliharaan jalan tersebut.


Hasil pantauan di lokasi menunjukkan adanya retakan pada aspal dan lubang besar di beberapa titik. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah jalan Lingkar Los Skala Ujong Blang di Kecamatan Banda Sakti. Padahal, jalan tersebut hampir setiap tahunnya diperbaiki.  


“Rasanya percuma kalau perbaikan hanya bertahan sebentar. Ini seperti proyek yang asal-asalan. Kami harap pemerintah lebih serius dalam mengawasi pengerjaan seperti ini,” ujar Hasan, seorang pengendara roda dua, Senin 2 Desember 2024.



Menurut warga, kerusakan yang cepat terjadi tersebut diduga akibat penggunaan material yang tidak sesuai standar. Selain itu, pengawasan yang lemah dari pihak berwenang juga dianggap menjadi salah satu penyebab masalah ini.


Jalan tersebut, telah diperbaiki beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Namun, meskipun mendapatkan anggaran dari pemerintah, kualitas perbaikan jalan ini selalu diragukan.


"Setiap tahun kami lihat jalan ini diperbaiki, tapi kenapa tidak pernah bertahan lama? Begitu musim hujan datang, kerusakan mulai muncul lagi. Jangan sampai anggaran yang besar justru hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara rakyat yang menjadi korban,"ujarnya.


Dalam beberapa bulan terakhir, sebut Hasan, kerusakan parah kembali terjadi di beberapa titik jalan Lingkar Ujong Blang. Banyak pengendara yang terjatuh atau mengalami kecelakaan karena jalan yang berlubang dan licin. 


"Beberapa waktu lalu ada kecelakaan yang melibatkan motor, karena jalan licin dan berlubang. Kami khawatir, ini bisa membahayakan nyawa orang lain,"katanya.


Hasan berharap agar pemerintah daerah bertindak tegas terhadap kontraktor yang melaksanakan proyek secara tidak profesional. Mereka juga mendesak adanya pengawasan yang lebih ketat dalam setiap tahap pengerjaan proyek infrastruktur untuk menghindari masalah serupa di masa mendatang. 


Kondisi tersebut membuat warga menjadi skeptis terhadap komitmen pemerintah dalam menangani masalah ini, mengingat persoalan jalan rusak telah menjadi isu tahunan yang berulang tanpa penyelesaian nyata.


"Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk meningkatkan kualitas infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,"kata Hasan berharap.


Proyek perbaikan jalan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan warga. Namun, jika pengerjaannya tidak memenuhi standar, manfaatnya akan sulit dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. (Dedy)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl