Iklan

Tesis Haji Uma Dikembangkan Jadi Jurnal, Soroti Hegemoni Politik di Aceh Utara

Redaksi
02 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-02T02:51:44Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, S.Sos., M.Sos. atau yang dikenal dengan sapaan Haji Uma


Suaradiksi.com. Jakarta – Penelitian akademik H. Sudirman, S.Sos., M.Sos. atau yang dikenal dengan sapaan Haji Uma mengenai dinamika politik di Kabupaten Aceh Utara dikembangkan menjadi artikel ilmiah dan diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta 3.


Artikel ilmiah berjudul Political Hegemony and the Emergence of a Single Candidate in the 2024 North Aceh Local Election: A Gramscian Perspective tersebut diterbitkan dalam Jurnal Cinta Nusantara Volume 4 Nomor 3 Tahun 2026, halaman 487–502, dengan DOI 10.63754/jcn.v4i3.179.


Penelitian itu mengkaji fenomena munculnya calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh Utara 2024 dengan menggunakan perspektif pemikiran Antonio Gramsci, khususnya konsep hegemoni.


Melalui pendekatan tersebut, penelitian tidak hanya melihat kemunculan calon tunggal sebagai fenomena dalam proses pemilihan kepala daerah, tetapi juga mengkaji bagaimana kekuasaan, kepemimpinan, legitimasi dan persetujuan sosial terbentuk dalam dinamika politik lokal.


Hasil penelitian menyoroti sejumlah aspek yang dinilai berkaitan dengan proses konsolidasi hegemoni politik, di antaranya legitimasi historis, kepemimpinan ideologis, akomodasi elite, serta terbentuknya persetujuan sosial.


Kajian tersebut sekaligus memperluas perspektif dalam melihat politik lokal, karena proses politik tidak semata-mata dipahami melalui mekanisme formal pemilu, tetapi juga melalui relasi sosial dan politik yang berkembang di tengah masyarakat.


Artikel tersebut ditulis secara bersama oleh Sudirman, Sahruddin Lubis, TB Massa Dja’far, Safrizal Rambe, dan Alfa Khalil Ikram. Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya mengembangkan penelitian akademik agar dapat memberikan kontribusi lebih luas terhadap kajian ilmu sosial dan politik.


Bagi Haji Uma, publikasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya setelah penelitian yang sebelumnya dituangkan dalam tesis berhasil dikembangkan menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan.


Haji Uma yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral di Universitas Nasional (UNAS) menyebut publikasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang membantu proses penelitian hingga dapat diterbitkan.


“Terima kasih kepada seluruh dosen, pembimbing, keluarga, civitas akademika Universitas Nasional (UNAS), serta masyarakat yang telah mendukung proses penelitian ini hingga dapat diterbitkan menjadi jurnal. Semoga jurnal ini dapat memberikan manfaat dan menjadi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Haji Uma.


Menurut publikasi tersebut, pengembangan tesis menjadi artikel jurnal membutuhkan proses penyusunan kembali substansi penelitian, penyesuaian dengan standar publikasi ilmiah, penyuntingan akademik hingga melalui proses penelaahan sebelum diterbitkan.


Penelitian mengenai Pilkada Aceh Utara 2024 itu juga memberikan ruang bagi kajian lebih luas mengenai demokrasi lokal di Indonesia, terutama terkait hubungan antara elite politik, kepemimpinan, institusi politik dan masyarakat.


Publikasi di jurnal terakreditasi Sinta 3 tersebut menunjukkan bahwa hasil penelitian akademik tidak berhenti sebagai bagian dari persyaratan pendidikan, tetapi dapat dikembangkan menjadi referensi bagi mahasiswa, peneliti dan masyarakat yang ingin memahami dinamika politik lokal.


Dengan demikian, tesis yang sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan pendidikan Haji Uma kini berkembang menjadi karya ilmiah yang masuk dalam diskursus akademik mengenai politik dan demokrasi lokal di Indonesia.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl